10 Hal Ini Akan Menjerumuskan Mu ke Lembah Perselingkuhan

Byningasmara

10 Hal Ini Akan Menjerumuskan Mu ke Lembah Perselingkuhan

Selingkuh terjadi ketika seseorang tidak bisa menahan diri dengan cara yang terhormat saat hal yang ia inginkan dari pasangan tidak terpenuhi. Bukan karena sesuatu yang besar, selingkuh ternyata disebabkan oleh hal-hal kecil ini.

 

  1. Kalimat “terserah kamu mau bilang apa”.

Kalimat ini hanya akan muncul jika seseorang merasa tidak didengar pendapatnya dan menjadi pemicu munculnya keinginan mencari seseorang yang mau mendengarkannya.

 

Pendapat kita memang tak akan selalu didengar. Tapi ingat, cinta selalu tentang ‘give and take’. Mendengarlah maka kamu akan didengar pendapatnya.

 

  1. Lebih suka melihat Facebook dibandingkan face pasangan.

Jika ini dilakukan pasangan akan merasa diabaikan dan cenderung ingin mencari perhatian dari yang lain. Perilaku ini juga bisa jadi tanda ketidakbahagiaan pelakunya terhadap pasangan mereka.

 

Batasi waktu penggunaan ponsel pintar saat sedang bersama pasangan. Minta mereka bercerita tentang aktivitas hari ini dan jadikan mereka sebagai prioritas layaknya saat kencan pertama.

 

  1. Berkata: “….(sesuatu/pasangan) tidak bisa berubah.”

Kalimat ini adalah tanda bahwa seseorang itu sudah menyerah dengan hubungan yang ia jalani dan tidak lagi antusias untuk memperbaikinya. Ia ingin mencari sesuatu yang baru.

 

Berpikirlah lebih positif karena tidak ada yang tidak bisa berubah, nama saja yang sudah melekat sejak lahir bisa diubah dengan mudah.

 

  1. Segelas kopi dan makan siang di tempat kerja.

Berawal dari hal sepele tapi kemudian diulang-ulang. Biasanya akan mulai muncul rasa nyaman untuk menceritakan detail yang lebih intim. Jika diteruskan bisa berlanjut sampai sentuhan fisik.

 

Kalau kita mulai tertarik secara emosional, maka itu tanda kita harus mulai mengendalikan diri. Sebisa mungkin hindarkan diri kita dari situasi itu.

 

  1. Menghubungi rekan kerja di luar jam kerja.

Ini adalah salah satu penyebab perselingkuhan yang paling banyak terjadi, apalagi jika yang dibahas hal remeh-temeh, bukan masalah pekerjaan. Hubungan ini bisa membangun kenyamanan yang berbahaya.

 

Orang tidak berencana berselingkuh tapi juga tidak berencana untuk tidak berselingkuh. Hubungan dengan selain pasangan harus punya batasan yang disepakati. Katakan “STOP” pada diri kita sendiri saat merasa sudah melewati batasannya.

 

  1. Senyum menyeringai saat melihat kata “hello”.

Merasa bahagia ketika melihat seseorang yang bukan pasangan kita menyapa di ponsel bisa jadi tanda awal perselingkuhan. Apalagi jika kita merasa sangat antusias dengan pesan yang datang darinya.

 

Lebih baik jangan langsung membuka ponsel begitu bangun atau saat akan tidur untuk menahan antusiasme pada pesan yang datang.

 

  1. Merahasiakan sesuatu yang kita rasa bukan suatu kesalahan.

Perselingkuhan tidak dimulai dari sentuhan fisik tapi dari saat kita mulai merahasiakan sesuatu dari pasangan. Jika kita tahu apa yang dilakukan tidak salah kenapa kita harus menyembunyikannya?

 

Berani berkomitmen untuk mengikat suatu hubungan berarti berani menerima konsekuensi untuk hidup saling terbuka tentang apapun yang terjadi. Jangan rahasiakan apapun!

 

  1. Merasa punya hak untuk membuat diri kita bahagia.

Tidak ada yang salah dengan keinginan untuk membuat diri kita bahagia. Tapi jika kita terlalu egois untuk memenuhinya maka kita bisa tergoda menghalalkan segala cara termasuk dengan berselingkuh.

 

Jika ada hal yang membuatmu tidak bahagia, beritahulah pasanganmu dan buat diri kalian berproses untuk memecahkan sebab-sebab ketidakbahagiaanmu bersama-sama.

 

  1. Menceritakan masalah internal pada teman dekat.

Apalagi jika teman dekat kita itu adalah lawan jenis. Kita berpikir dia bisa membantu masalah kita dan mendengarkan curhatan kita dengan sangat baik.

 

Tidak masalah menjalin hubungan dengan teman dekat, tapi jangan ceritakan masalah internal dengan pasangan padanya. Ingat, orang lain terlihat setuju dengan kita karena dia hanya mendengar dari satu sisi saja.

 

  1. Tidak antusias secara seksual bagi yang sudah halal.

Ada banyak hal yang mempengaruhi tingkat libido seseorang. Tapi seks selalu menjadi bagian yang penting dalam rumah tangga karena berkaitan dengan cinta sekaligus kepuasan. Jika tidak dipenuhi akan muncul keinginan memperolehnya dari yang lain.

 

Jangan terlalu fokus dengan tanggung jawab kita di luar rumah saat sudah pulang. Pulanglah dengan energi positif dan gairah seks lalu rencanakan waktu untuk seks yang lebih baik dan istimewa.

 

Orang yang berselingkuh itu diciptakan oleh keadaan bukan bawaan lahir. Atasi masalah yang mendasarinya sebelum pasangan kita berselingkuh. Dan tanamkan pada diri kita untuk selalu bisa menahan diri dengan terhormat agar tak masuk jurang perselingkuhan.

 

Solusi yang menyenangkan tidak selalu ada, tapi kita selalu bisa menunjukkan kesediaan untuk berkompromi dan membuat hubungan jadi lebih baik.

 

Lalu bagaimana ning kalau pasangan sudah terlanjur menikah? Nah kalau ini sudah masuk ke pembahasan lain, yaitu ke pengobatannya. Tapi tenang, bagi Anda yang saat ini rumah tangga di terjang badai perselingkuhan, silahkan hubungi nomor whastapp yang ada dilayar video ini untuk menemukan solusinya.

 

Sekian dari saya, terima kasih semoga bermanfaat.

About the author

ningasmara administrator

Leave a Reply