Monthly Archive October 2016

Byningasmara

Benarkah Uang Ghoib itu Benar-benar Ada?

uang ghoibUang ghoib adalah istilah yang tidak asing lagi bagi sebagian besar orang, terutama mereka yang mendalami dunia supranatural dan metafisika. Mereka percaya bahwa di alam ghoib terdapat sebuah bank dengan jumlah uang tak terhingga.

Konon, uang tersebut berasal dari orang-orang super kaya yang tidak mau beramal dan berzakat. Tentu saja, mereka yang tergolong makhluk ghoib lah yang mengelola uang tersebut.

Untuk bisa mendapatkannya, maka seseorang harus menemui perantaranya, dalam hal ini biasanya paranormal atau dukun tradisional yang memiliki akses bank ghoib.

Sekarang, media dan masyarakat tengah digegerkan dengan kisah Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang mengaku mempunyai kemampuan untuk menggandakan uang. Bahkan jumlah kekayaan Dimas Kanjeng dikabarkan telah mencapai Rp 1 Triliun dan disimpan di dalam banker bawah tanah. Uang tersebut adalah uang milik orang-orang yang ingin digandakan uangnya.

Mereka yang percaya dengan kemampuan Dimas Kanjeng dalam mengakses uang ghoib menyetorkan uang sedikitnya Rp 50 juta. Kemudian ia diminta kembali dalam waktu 1 hingga 2 tahun untuk mendapatkan uang sejumlah Rp 100 juta.

Namun, ketika waktu yang dijanjikan tiba, Kanjeng tidak bisa memberikan uang tersebut dengan berbagai alasan. Alasan yang paling sering diberikan adalah ‘jin iprit’ atau makhluk ghoib yang membantu belum kembali dan sebagainya. Modus penipuan uang ghoib ini telah dijalankan Dimas Kanjeng dari tahun 2012, meskipun ia sendiri mengaku bahwa kemampuannya menggandakan uang telah dimiliki sejak 2006.

5 Jenis Uang Ghoib yang Dikenal Masyarakat

Fenomena uang ghoib tidak hanya berlaku dan dipercaya masyarakat di Probolinggo, Jawa Timur, tempat padepokan Dimas Kanjeng berdiri saja. Melainkan, dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, bank ghoib itu dianggap ada dan bisa diakses oleh mereka yang memiliki kemampuan khusus dalam dunia supranatural atau metafisika.

uang ghoib

Berikut adalah 5 jenis Pesugihan Uang Ghoib yang banyak diyakini oleh masyarakat.

1. Uang Gaib Pulang Pergi

Terdapat 2 jenis Uang Gaib pulang pergi, yakni  dalam jumlah besar dan kecil. Uang Gaib pulang pergi dalam jumlah besar, bank gaib memberikan pinjaman mencapai Rp 50 juta. Uang tersebut harus diputar kembali agar bisa mencapai Rp 2 miliar.

Intinya, pinjaman ini harus digunakan sebagai modal usaha. Karena apabila digunakan untuk hal-hal yang bersifat konsumtif, maka mustahil pelaku bisa mendapatkan uang sejumlah Rp 2 miliar. Setelah hasil 2 miliar didapat, maka uang pinjaman sebesar 50 juta tadi harus dikembalikan, apabila tidak bisa mengembalikan pada jangka waktu tertentu maka akan mendapat kesusahan.

Uang Gaib uang pulang pergi jenis kecil, bank gaib memberi pinjaman uang sebesar 3 juta, uang tersebut bisa digunakan 30 kali belanja dalam sehari atau bisa diputar sebagai modal kerja dan maksimal bisa digunakan dalam 1 bulan. Setelah 1 bulan, uang pinjaman tersebut bisa balik sendiri ke bank gaib tersebut tanpa perlu dikembalikan. Uang Gaib pulang pergi jenis ini biasanya untuk orang yang bermodal kecil.

Uang Gaib pulang pergi ini katanya lebih aman, dikarenakan tidak adanya tumbal. Percaya?

2. Uang Gaib Meteng

Uang Gaib ini biasanya dipakai oleh wanita yang telah diperkosa dan kemudian hamil. Uang Gaib ini membutuhkan tumbal janin dan bapak si janin, biasanya yang dikorbankan adalah janin dari hubungan gelap dan si pelaku yang menghamili tidak mau bertanggung jawab.

Dengan bantuan dari makhluk ghoib, si pelaku Uang Gaib akan mendapatkan bantuan uang dari bank gaib dengan jumlah minimal 1 Miliar hingga 10 Miliar.

3. Uang Gaib Jual Musuh

Uang Gaib ini biasanya digunakan oleh orang-orang yang sakit hati dan merasa dilecehkan oleh orang lain. Pelaku Uang Gaib akan menumbalkan musuhnya tersebut kepada bank ghoib untuk ditukarkan dengan sejumlah uang yang telah disepakati bersama dengan makhluk gaib yang akan membantu.

4. Uang Gaib Jual Bojo

Uang Gaib ini dipakai oleh suami/istri yang merasa tersakiti oleh pasangannya, baik itu karena alasan selingkuh, ditinggalkan, tidak dinafkahi, dan sebagainya. Pelaku Uang Gaib ini menumbalkan suami/istrinya kepada bank gaib untuk ditukarkan dengan sejumlah harta yang telah disepakati, tentunya dengan syarat-syarat tertentu.

5. Uang Gaib Pinjaman (Utang gaib)

Uang Gaib ini biasanya digunakan oleh orang yang sedang kepepet membutuhkan uang karena terlilit hutang atau kebutuhan lainnya . Pelaku Uang Gaib meminta pinjaman kepada bank gaib dengan jaminannya yaitu orang yang paling disayangi pelaku, biasanya yang dijadikan jaminan adalah anak.

Apabila pelaku tidak mampu mengembalikan pinjaman sampai waktu yang telah disepakati, maka akan terjadi hal buruk yang menimpanya.

Terlepas dari benar ada atau tidaknya bank gaib dan uang gaib itu, sebagai manusia yang berpikir, alangkah baiknya kita memikirkan efek baik dan buruknya terhadap diri sendiri dan keluarga.

Kisah Dimas Kanjeng ini mengajarkan pada kita mengenai cara yang tepat dalam menjemput rezeki. Sejatinya hanya ada 2 cara dalam menjemput rezeki, yakni upaya lahir dan upaya batin. Upaya lahirnya adalah tetap bergerak, bekerja dan tidak menggantung diri pada orang lain. Selain itu, bisa diperkuat dengan upaya batin melalui doa atau sarana spiritual dari ahli spiritual.

Byningasmara

Cara Mudah Menarik Benda Bertuah Sendiri

ilmu supranaturalDalam ilmu supranatural kita mengenal istilah benda bertuah, benda pusaka atau batu mustika. Untuk bisa memilikinya, para praktisi supranatural biasanya tidak mendapatkannya dengan mudah. Meskipun ada beberapa orang pintar ‘spesial’ yang tidak perlu susah payah menariknya, karena terkadang benda bertuah tersebut datang sendiri kepada orang yang diinginkannya.

Nah, apabila Anda tertarik untuk belajar ilmu supranatural dan ingin memiliki kemampuan layaknya orang pintar yang bisa mendapatkan dan menarik benda bertuah, maka Anda bisa melakukannya. Hem..penasaran dengan caranya?

Tenang, pada kesempatan kali ini kami akan membagikan sebuah cara sederhana untuk menarik benda bertuah. Mungkin Anda akan bertanya-tanya, “apa mungkin saya bisa melakukannya? Karena saya bukan paranormal dan tidak memiliki ilmu supranatural”.

Terlepas dari siapakah Anda, untuk mampu menarik benda bertuah bukan hal tersebut yang dibutuhkan. Melainkan, kepekaan batin dan keyakinan terhadap kemampuan diri sendiri. Tidak percaya? Perhatikan caranya dan praktekkan sendiri!

Tahapan Menarik Benda Bertuah

Benda bertuah yang bisa Anda dapatkan antara lain adalah keris, tombak, batu permata, batu akik, atau batu mulia dan lain-lain.  Benda bertuah tersebut dianggap memiliki daya magis yang mampu membantu terkabulnya hajat atau menjadi pagar gaib bagi seseorang yang menemukannya.

Oleh karena kandungan energinya itulah, banyak orang yang kemudian seolah berbondong-bondong berburu mendapatkannya. Mulai dari membayar mahar kepada seorang paranormal, membelinya dari kolektor hingga mencoba untuk menariknya sendiri.

Untuk bisa menarik benda bertuah, hal pertama yang perlu Anda perhatikan adalah lokasi atau keberadaan dari benda bertuah tersebut. Kita bisa melakukan penerawangan jarak jauh mengenai lokasinya. Tentu saja, hal ini dibutuhkan kepekaan batin yang tinggi.

ilmu supranaturalApabila sudah mantap mengenai lokasi keberadaan benda bertuah tersebut, lanjutkan dengan mengambil tanah yang ada di sekitarnya. Letakkan tanahnya di atas altar untuk kemudian dilakukan penerawangan kedua. Hal ini bertujuan untuk menangkap pusaka atau benda bertuah apa yang tersimpan di dalamnya.

Bagaimana bentuk dari hasil penerawangan tersebut? Setiap benda memiliki aura. Jadi, seseorang dengan kekuatan batin yang tinggi mampu menangkap aura dari benda yang ingin ditarik. Aura yang muncul pun akan menunjukkan sinyal apakah ia bisa ditarik atau tidak.

Setelah Anda yakin bahwa benda bertuah tersebut bisa ditarik, kami sarankan untuk memanggil orang pintar atau praktisi supranatural untuk membantu Anda. Karena ritual inti ini harus dilakukan dengan ilmu gebrak bumi dimana hanya dikuasai oleh segelintir orang saja. Namun, apabila Anda merasa yakin untuk menguasainya sendiri, maka kami tidak melarang Anda untuk menanganinya sendiri.

Selanjutnya, datangi lokasinya dengan membawa sesaji yang terdiri atas air minum berupa putih tawar, putih manis, kopi pahit, kopi manis beserta dengan minyak wangi seperti, minyak Hajar Aswad, Zafaron, atau candu.

Sesaji ini ditujukan kepada makhluk halus yang selama ini menyelubungi benda bertuah tersebut. Apabila diijinkan oleh penunggunya, maka benda bertuah bisa datang melalui 2 cara. Yakni, makhluk halus akan memberi tahu dimana tanah bisa digali dan diambil sendiri. Atau, makhluk penunggunya akan mewujud menjadi seseorang dan memberikannya langsung kepada Anda.